admin

July 9, 2019

Contoh Menyampaikan Kritik Agar Artikel Jadi Bertenaga

Pasti kalian tahu istilah kritik, bukan? Paling tidak mendengar dari kawan-kawan ketika kuliah. Nah, karena itu kami bekerja sama dengan Academik Indonesia untuk menerbitkan contoh kritik. Mengapa ini kami terbitkan? Banyak yang meminta ke kami untuk menulis artkel tentang kritik. Bagi kami sendiri awalnya heran mengapa begitu banyak yang meminta kami untuk menulis ini. Tapi setelah kami pikir lagi memang ini sangat penting ketika menulis. Sikap kritis sangat diperlukan dalam menulis. Tetapi tidak hanya berpikir melainkan juga menulis. Karena itu jelas saja bahwa tulisan ini membantu pembaca untuk mengetahui cara membuat artikel atau yang lebih spesifik lagi dalam hal kritik.

Pasti Anda sering mendengar kata kritik jika sedang melakukan sesuatu yang ternyata terdapat kesalahan. Ya, seseorang memang tidak pernah luput dari sebuah kritikan. Lalu seperti apa pengertian kalimat kritik dan contoh kritik yang sekiranya membangun?

Contoh kritik di bawah ini akan menjelaskan kalimat-kalimat kritikan dan juga teks yang berisi kritik. Tentu saja kritik yang membangun harus disampaikan dengan kalimat yang tidak menyinggung. Berikut adalah ulasan mengenai contoh kritik.

Pengertian Kritik

Pendapat yang menanggapi disertai berbagai alasan atau pertimbangan baik-buruk terhadap suatu hal dinamakan kritik. Adapun kalimat kritikan berarti kalimat yang isinya pendapat baik melalui lisan maupun tulisan yang disertai dengan alasan baik buruknya suatu hal.

Ketika hendak mengkritik maka Anda haruslah bersikap objektif. Berikut adalah contoh kalimat kritik :

  1. Seharusnya para guru hanya memberikan maksimal 2 tugas kepada siswanya dari dua mata pelajaran dalam sehari, agar siswa menjadi lebih fokus dalam pembelajaran yang lain.
  2. Sebaiknya presiden memikirkan kembali rencana menaikkan harga BBM, karena hal itu akan memberatkan masyarakat kalangan bawah.
  3. Sebaiknya penggunaan komestik di wajah model Karenina tidak terlalu banyak, karena wajahnya akan terlihat tidak natural.
  4. Seharusnya para bandar narkoba dihukum mati agar membuat jera para pelakunya atau yang berniat untuk melakukannya.

Adapun contoh teks kritik beserta tanggapannya adalah sebagai berikut :

Contoh Teks Kritik

Omah PMIIi untuk Siapa?

Terimakasih senior!. Begitulah kiranya, ungkapan perasaan kader PMII sebagai respon atas peresmian Omah PMIIi 23 Juli kemarin. Berdirinya Omah PMIIi, meyakinkan kader PMII bahwa alumninya masih perhatian terhadapnya.

Pembangunan Omah PMIIi, ditujukan untuk memfasilitasi kegiatan yang diadakan oleh rayon, komisariat, maupun cabang PMII di Jogjakarta. Sebagai organisasi independent, PMII tentu  tidak memiliki  sumber pendanaan yang jelas.

Hal ini, mengakibatkan kader PMII sering kelabakan dalam masalah finansial ketika  mengadakan kegiatan. Disini, Omah PMIIi hadir menjawab masalah tersebut, dengan menyediakan tempat untuk kegiatan kadernya.

Semenjak diresmikan, Omah PMIIi sering dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan oleh  kadernya, dari tingkatan Rayon hingga Cabang DIY.

Selain karena biaya sewa yang sangat murah, lokasi Omah PMIIi juga strategis untuk diakses oleh kader – kadernya. Adanya Omah PMIIi, sangat membantu kelancaran proses kaderisasi di setiap tingkatan struktur PMII di DIY.

Tetapi, angin segar yang dirasakan oleh kader PMII dengan adanya Omah PMIIi, berubah arah. Hal ini dirasakan oleh kader, setelah mengetahui kebijakan baru tentang harga sewa Omah PMII

Tarif sewa baru ini, memang rasional untuk diterapkan. Pembaharuan tarif, diperlukan karena Omah PMIIi membutuhkan biaya operasional yang tinggi setiap bulannya.Untuk menutupi kebutuhan tersebut, Omah PMIIi disewakan kepada masyarakat  umum.

Tarif disesuaikan dengan jenis acara dan lama waktu yang dibutuhkan dalam mengadakan kegiatan. Solusi ini memang tepat untuk menjawab masalah biaya operasional.

Tetapi tak disangka, ternyata tarif baru juga diberlakukan terhadap kadernya sendiri. Tarif yang dipatok untuk kadernya yaitu 300 ribu per 6 jam.

Kebijakan tersebut memang  berdampak positif bagi Omah PMII dampaknya, Omah PMIIi sekarang  menjadi tenang, nyaman dan tentram. Hal itu dikarenakan, kader PMII sekarang jarang yang menggunakan Omah PMII

Kalau ada pribahasa “sejauh jauh burung terbang, akan kembali kesarangnya”, hal itu tidak terjadi kepada kader PMII. Kader bingung mau balik kemana, karena Omahnya tidak lagi ramah kepanya.

Tarif sewa Omah PMIIi, tidak sepadan dengan kantong yang dimiliki kadernya. Kalau dalam brosur Omah PMIIi tertulis, “Omah PMIIi Jogja Siap Menjawab Kebutuhan Anda!, menurut  penulis, slogan tersebut masih harus ditambahi, sehingga  menjadi  “Omah PMIIi Jogja Siap menjawab kebutuhan anda! Tetapi Tidak Siap Menjawab Kebutuhan kader Sendiri, hehehe”.

Yang menjadi pertanyaan mendasar adalah, sesungguhnya untuk apa Omah PMIIi dibangun?

A. Untuk memfasilitasi kebutuhan kader PMII

B. Untuk menjadi lahan bisnis, dengan harga sewa yang tinggi

C. A dan B benar

Mari kita tanyakan kepada rumput yang bergoyang, atau kepada suket teki juga boleh.

Tetapi, kita sebagai kader harus bijaksana menyikapi hal ini. Kita harus berpegang pada kata pepatah, bahwa “setiap kejadian pasti ada hikmahnya”.

Kalau husnudzan penulis, Omah PMIIi sengaja dimahalkan untuk kadernya, karena mereka ingin kader PMII tidak menjadi kader yang manja. Kader harus dibiasakan hidup susah, sehingga kader PMII ktritis dalam membaca realitas sosial.

Sebagai ungkapan yang  terakhir, penulis ingin mengatakan “terimakasih, kami terharu atas perhatiannya kepada kami selaku junior abang”. read more

April 29, 2019
trend fotografi di indonesia

Trend Fotografi di Indonesia (Bagian 2)

Dengan menggunakan tehnik yang memadai dan juga lebih advance pada umumnya sangat menentukan hasil foto yang didapatkan. Jadi untuk pemula dan advance sampai profesional memiliki tingkat kepuasan tersendiri. Jika kita mengatakan unutk pemula memiliki selera yang sama dengan tahap advance dan juga profesional tentu jelas berbeda. Bisa dikatakan sudah memiliki perbedaan lini untuk jumlah kepuasan yyang didapatkan, biasanya ada yyang sudah dikomersilkan, memilki client untuk jasa penggunaan photoshoot dan juga income yang didapatkan. Hal tersebur biasanya sudah mnjadi ranah permainan pada tahap yang profesional. Sedangkan untuk pemula biasanya memanf berangkat pada angel yang kelihatan eye catching. Dan biasanya memang bukan untuk dijual akan tetapi memenuhi slot pada sosmed yang dimiliki secara pribadi ataupun post pada blog pribadi. Karena memang untuk pangilan dalam menggeluti fotografi sudah berbeda, dan biasanya untuk pemula lebih pada komersial untuk menjaajkan tangkapan gambar yang dipost. Sedangkan untuk yang advance dan profesional memang sudah memiliki panggilan dari hati yang menggeluti secara keseluruhan dan serius. Tentu tehnik dalam dunia fotografi juga sangat komplek dan biasanya untuk kategori profesional lebih pada pekerjaan untuk mendapatkan income.

Nah kemudian untuk pembahasana mengenai fotografer yaitu lebih pada pengguna atau user yang bergelut pada proses mendapatkan gamabr atu foto. Beberpaa pengguna foto atau disebut fotografer memang memiliki kapabilitas berebeda beda, tergantung pada penggunaan tehnik yang dikuasainya. Fotografer sendiri sering menghabiskan waktu untuk menggeluti foto yang akan didiapatkan. Jika kit melihat banyak otografer baik dalam negeri dan luar negeri lebih memilih tinggal atau menginap di lapangan tempaat mengambil foto. Tentu saja untuk mendapatkan hasil foto yang diinginkan. Nah kesemuanya itu mengikuti pada pengaruh dari beragai segmen baik dari alam berupa cuaca, cahay, kemudian juga angin, dan kondisi lapangan yang dipertimbangkan untuk mendukung konsep pengambilan fito yanf akan dibuat.

Di tengah merebaknya trend fotografi di Indonesia ini menuntut kita harus memahami (meski secara mendasar saja) apa yang menjadi kebutuhan publik Indonesia hari ini. Apalagi jika kita punya orientasi pada profit tentu harus mendalami lebih serius lagi.

April 29, 2019
trend fotografi di indonesia

Trend Fotografi di Indonesia (Bagian 1)

Dunia Fotografi – Siapa yang tidak tahu tentang aktifitas mengambil foto ? Rasanya sudah sangat maklum sekali tentang kegiatan berfoto di kehidupan sehari hari. Berbagai lokasi disetiap har kitapasti akan melihat berbagai aktivitas mengambil foto yang sudah tersebar dimana-mana. Kegiatan ini sudah bisa dikatakan sebagai kegiatan yang sudah menyatu untuk dilaukan di rutinitas sehari hari. Entah dengan berapa kali kita melakukaannya, tanpa anda sadari bahwa memang fotografi seperti kebutuhan yang sudah harus dipenuhi layaknya mandi.

Apalagi bagi mereka yang memang menyukai dengan postingan untuk media sosial ataupun internet. Tentu degan sesuka hati kita untuk mengambil foto sebanyak mungkin, dengan gaya dan angel yang dikehendakai. Beberapa kali shutter untuk mendapatkan angel yang dimaksudkan, memang sudah lumrah untuk mereka yang berkutat didunia fotografi atau disebut fotografer.

Nah sudah ada  kata fotografer dan fotografi, hal tersebut juga memiliki perbedaan makna yang mendasar, sehingga kita tidak boleh menyamakannya pada konsep yang berbeda. Sebeanrnya dengan membahas perbedaan tersebut merupakan salah satu bagian daru keresahan yang kita alami , karena masih belum sadar untuk penggunaan kedua terminologi tesebut.

Fotografi memilkia arti yang lebih luas dibandingkan fotografer. Karena fotografi sendiri merupakan penggunaan kata pada kegiatan fotografer yang sedang mengambil gambar baik dari segi kondisi apapun yang sedang terjadi dilapangan. Beberapa kalo juga lebih didekati pada proses pengambilan foto dar awal samapi akhir mendapatkan foto yang diinginkan. Jadi untuk melakukakannya fotografi memenuhi beberapa syarat yagn tidak pasti karena semuanya dipengaruhi pada penggunaan alat yang disiapkan dan juga tantangan pada kegiatan yang dihadapai.