Bisnis Taman Rekreasi Pengunjung Bergembira Untung Malahan Datang

Kuliner Untuk Wisata
July 24, 2019
bisnis jasa
Kans Bisnis Laundry Sebagai Usaha Rumahan
August 26, 2019
paket-wisata-jogja-1-hari-2019


http://griyawisatatour.com – Bisnis Taman RekreasiArea rekreasi yg mempunyai nuansa alam, tiket murah, serta lokasi yg mudah dijangkau dikala ini ini kian diminati. Pengelola zona rekreasi lalu lihat peluang usaha taman rekreasi ini. Walau modal yg dibutuhkan tidak sedikit, tetapi mereka optimistis dalam lima th. modal bisa kembali

Keluarga kecil itu nampak asyik bergelantungan di flying fox Kampung Main Cipulir (KMC). Keluarga yg terdiri dari bapak, ibu, serta si kecil itu nampak nikmati liburannya di KMC yg letaknya tidak jauh dari sentra kota Jakarta itu. “Hanya absolut, Tamasya murah serta mengasyikkan. Dikala ini tak butuh keluar Jakarta untuk nikmati tamasya mempunyai nuansa alam yg fresh, ” tutur seorang pengunjung KMC.

Prinsip hal yang demikian yg dibatasi Safitri dikala membangun KMC th. 2010 lalu. “Orang haus hiburan itu pasti, jadi dikala konsisten memiliki tanah menganggur di Cipulir ini aku cobalah buka usaha ini, ” katanya. Masuk th. ketiga KMC jalan, kongkretnya Safitri lalu gatel buka usaha sama di lokasi Puncak, Bogor, bernama Kampung Main Puncak (KMP) pada Februari 2013 lalu. “Walaupun KMC hitungannya belum balik modal, tetapi sudah surplus. Berdasarkan pengalaman itu aku berani buka KMP, ” tuturnya. Hanya mempunyai taman rekreasi Kampung Radja di Jambi, Nico Kurniaputra, memberikan, usaha taman rekreasi ini memanglah tidak bisa menjanjikan modal kembali pesat.

Jika saja bisa mendapat surplus yg cukup besar. “Menurut tidak surplus kami barangkali tidak bertahan sampai dikala ini, ” kata Nico yg sudah menggerakkan usaha ini dari th. 2006 ini. Berdasarkan pengalaman KMC, atensi warga Jakarta cukup besar untuk datang ke taman rekreasi. Dalam satu bulan jumlah pengunjung KMC meraih 20. 000 orang. Ticket masuk yg dikenakan Rp 5. 000 untuk hari kerja serta Rp 7. 000 untuk hari Sabtu serta Pekan. “Paling ramai memanglah Sabtu Pekan, bisa meraih 4000 pengunjung, ” terang Safitri.

Dengan jumlah itu, pendapatan dari ticket masuk saja nilainya semakin lebih Rp 100 juta. Jika itu diluar pendapatan dari harga permainan di KMC. Ambillah perumpamaan, harga permainan flying fox Rp 15. 000 per orang, fun game Rp 5000, berenang Rp 15. 000–Rp 20. 000 per orang. Sesaat itu, dalam satu bulan Kampung Radja bisa menarik 15. 000 pengunjung di bulan-bulan awam. Sesaat itu, di bulan-bulan tamasya bisa semakin lebih itu. Dengan harga ticket sebesar Rp 30. 000, dalam satu bulan Kampung Radja bisa mendapat omzet Rp 450 juta per bln.

Tujuan pasar

Menurut Anda pingin menjajal usaha taman rekreasi ini bagusnya tetapkan tujuan pasar yg dituju. Ini jadi satu diantara faktor dalam memperhitungkan sarana yg disiapkan dan harga ticket masuk serta ticket permainan. “Sekalipun lokasi itu ada di dalam kota, tidak harus targetnya menengah atas, ” kata Safitri. Safitri sharing, KMC yg terdapat di tempat Jakarta Selatan serta tidak jauh dari sentra kota bahkan mempertimbangkan pasar dari kategori menengah bawah. Berdasarkan Safitri, di kota besar seperti Jakarta, entrepreneur fasilitas permainan cukup banyak serta komplet fasilitasnya.

Juga di sentra-sentra perbelanjaan juga sudah banyak yg sediakan kancah bermain si kecil. Berdasarkan Safitri, sentra permainan di Jakarta kian banyak untuk kategori menengah atas. Itu berarti peluang untuk menggarap kategori menengah ke bawah cukup besar. Golongan sangat sedikit yg bermain di segmen ini. Segmen menengah bawah juga membutuhkan hiburan, tetapi kalau harus tamasya di fasilitas yg menengah atas pasti kantong mereka konsisten merasa sesak.

Karena menengah bawah di lokasi Jakarta ada banyak. “Dan dikala ini perekonomian mereka mulai meningkat, berarti mereka mempunyai jatah dana untuk tamasya, ” tuturnya. Safitri katakan, dengan menentukan tujuan market itu, Anda sudah lakukan tips untuk mencegah kompetisi. Kampung Radja, berdasarkan Nico, dari permulaan tidak mengincar segmen spesifik. “Kami menyasar segala kategori. Golongan, customer disini rata-rata inginkan fasilitas rekreasi yg murah serta memiliki sarana yg komplit, ” tutur Nico. Menurut, ia menerapkan harga ticket sekaligus. Berarti dengan sekali membayar ticket, pengunjung bisa rasakan segala sarana permainan yg disiapkan.

Kampung Radja memiliki 16 wahana permainan. Dengan harga ticket Rp 30. 000 per orang, pengunjung bisa nikmati 13 wahana tiada membayar lagi. Sedang untuk tiga wahana lagi, pengunjung harus merogoh kocek penambahan. Berdasarkan pengalaman itu, Anda bisa menempatkan tujuan segmen pengunjung maupun tidak. Dengan catatan, Anda harus memperhitungkan spot lokasi taman rekreasi yg bakal Anda kelola, kompetisi usaha sejenis, serta juga habit atau rutinitas dari penduduk di tempat zona Anda bakal membangun usaha.

Lokasi serta wahana

Untuk membangun usaha taman rekreasi ini, faktor pokok yang perlu Anda punyai merupakan daerah. Karena ini sebaiknya punya sendiri, bukan cuma menyewa. Serta bakal tambah bagus untuk buka usaha ini, Anda sudah memiliki daerah sendiri. Berarti Anda bisa mengaplikasikan daerah menganggur yg Anda punyai. Golongan, untuk buka usaha ini daerah yg dibutuhkan sekurang-kurangnya 3 hektare (ha). Dengan zona seluas itu bisa dipikirkan investasi daerah yang perlu dikeluarkan. Jadi dengan sudah memiliki daerah pada awalnya, Anda bisa menghimpit cost investasi usaha ini. Untuk membangun fasilitas rekreasi keluarga seperti KMC serta Kampung Radja, dana permulaan yang perlu disediakan bisa pantas dengan modal yg dimiliki. “Sebaiknya memanglah janganlah mengaplikasikan dana utang perbankan, sebab usaha seperti ini balik modalnya tidak bisa pesat, ” kata Nico.

Safitri katakan, usaha taman rekreasi ini paling pesat bisa balik modal dalam kurun dikala lima th.. “Hanya harus diupayakan merupakan pencapaian tujuan per bln. serta per th. supaya tarif-tarif tertutupi serta bisa ada surplus, ” jelasnya. Mengingat dikala balik modal yg lama, Safitri maupun Nico menganjurkan untuk Anda yg pingin masuk usaha ini tidak seketika berinvestasi dengan sistem jorjoran. Berarti untuk penyediaan wahana bermain bagusnya dijalankan dengan sistem berjenjang. Kampung Radja yg dikala ini memiliki 16 wahana bermain, dikala permulaan berdiri hanya memiliki 4 wahana. Sesaat KMC yg memiliki semakin lebih 10 wahana dikala ini, awalannya juga hanya memiliki satu wahana.

Baca: Cari Paket Wisata Jogja Terbaik Untuk Keluarga?

Safitri katakan, penentuan wahana yg pertama ini harus dipikirkan benar. Cermati lokasi dan rutinitas penduduk di lokasi taman rekreasi itu. “Walaupun lokasi di Jakarta, lantaran letak KMC di lokasi perumahan yg cukup padat masyarakat serta posisinya masuk gang, aku tak berani buka wahana yg investasinya mahal, ” katanya. Menurut Safitri tawarkan fasilitas outbound pada permulaan usaha. Golongan investasi untuk buka fasilitas rekreasi ini nilainya tidak besar dibanding harus buka zona kolam renang. “Menurut kolam renang cost bisa memanglah Rp 2, 5 miliar hingga Rp 3 miliar, sesaat fasilitas outbound hanya lebih kurang Rp 200 juta, ” jelasnya.

Berarti, dikala usaha itu tidak jalan, skor kerugian yg dihadapi tidak besar. Yg terpenting, dikala pengunjung masuk taman rekreasi, mereka bisa rasakan kondisi lain yg memanglah dibutuhkan untuk rekreasi. Namun mereka bisa nikmati kesegaran hawa di zona itu. Walau awalannya hanya sediakan wahana bermain yg terbatas, namun KMC bisa menyedot perhatian pengunjung lantaran zona KMC seluas 3 ha itu tawarkan keteduhan dengan pohon-pohon besar dengan beberapa saung. Pengunjung yg datang bisa berekreasi dengan nikmati nuansa alam kampung yg adem. Semisal ada reaksi positif karenanya tidak ada salahnya lakukan menambahkan wahana. KMC awalannya hanya didatangi 700 orang setiap-setiap weekend, dikala ada fasilitas kolam renang seluas 4000 mtr. persegi jumlah pengunjung melonjak hingga 4000 orang per weekend.

“ kalau sudah meyakini dengan pasar tidak ada salahnya seketika buka wahana yg nilainya besar, ” kata Safitri. Namun saja di KMP, dengan zona seluas 6. 000 mtr. persegi, Safitri seketika buka fasilitas kolam renang. Serta kongkretnya hanya masuk bln. ke-2 sudah surplus. “Penikmatnya merupakan warga lebih kurang, pengunjung mengaksesnya dengan sekali angkutan perkotaan, ” tandasnya.

Comments are closed.